Tanda-tanda Awal Kehamilan

tanda awal kehamilan

Tanda-tanda awal kehamilan penting diketahui bagi setiap wanita sebagai calon ibu yang baik. Karena ketika diketahui anda sedang hamil pada saat itulah anda mulai mejaga anugerah terindah dari tuhan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Berikut tanda-tanda awal kehamilan yang dapat dialami oleh setiap wanita, antara lain :

Tidak Menstruasi/haid
Tanda awal kehamilan yang tidak asing lagi bagi kita yaitu ketika seorang wanita tidak mendapatkan menstruasi / haid. Padahal sudah pas tanggalnya, dan jadwal menstruasi sebelumnya teratur. Akan tetapi ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat menstruasi terlambat seperti faktor stress, psikis, terlalu aktif, dsb. Tes pack atau tes kencing untuk kehamilan adalah salah satu alat pemeriksaan dini yang menunjukkan kemungkinan hamil. read more

Persiapan Melahirkan yang Tak Boleh Terlewatkan

Persiapan melahirkan menjadi hal – hal yang penting menjelang persalinan, namun jangan sampai berlebihan dalam membuat persiapan sebelum melahirkan, Misalnya saat ini akan melahirkan anak pertama, di mana belum adanya pengalaman sebelumnya serta minimnya pengetahuan orang tua baru tersebut.

Oleh karena itu penting sekali agar tiap orang tua terutama ibu hamil membuat persiapan sebelum melahirkan. Ada beberapa persiapan yang bisa dilakukan menjelang persalinan, yaitu antara lain:

  • Kenali tanda – tanda akan melahirkan seperti keluar lendir, darah, ataupun air ketuban hingga kontraksi yang semakin sering dan menguat. Jika anda mengetahui tanda – tanda akan melahirkan maka secara mental anda akan lebih siap dan berkurang rasa paniknya serta tahu kapan anda harus segera dibawa ke Rumah sakit atau pusat kesehatan lainnya untuk bersalin.
  • Olahraga atau aktivitas fisik. Olahraga sangat baik untuk persiapan melahirkan terutama persiapan melahirkan normal. Olahraga akan meningkatkan kekuatan otot dan juga membuat kondisi tubuh menjadi lebih bugar. Ada beberapa olahraga atau aktivitas fisik yang baik dilakukan ibu hamil untuk persiapan melahirkan normal antara lain : berjalan, squatting (berjongkok), senam kegel, senam hamil, dsb. Namun hal – hal berikut ini perlu diperhatikan saat ibu hamil melakukan olahraga yaitu konsumsi air putih sebelum maupun sesudah olahraga, cek denyut jantung ( sebaiknya< 140 kali permenit), lakukan olahraga selama 30 -40 menit, istirahatlah jika memang kondisi tubuh anda sudah lelah dan jangan dipaksakan.
  • Asupan nutrisi harus seimbang. Hal ini penting untuk persiapan melahirkan. Konsumsi kalori dan cairan yang adekuat sangat penting untuk memberi nutrisi bagi bayi dalam kandungan dan juga menjaga kesehatan serta ketahanan ibu sebagai upaya persiapan melahirkan terutama persiapan melahirkan normal.
  • Perlengkapan melahirkan juga harus dipersiapkan sebagai persiapan melahirkan. Perlengkapan melahirkan berupa perlengkapan bayi maupun perlengkapan ibu melahirkan. Siapkan tas berisi perlengkapan melahirkan untuk ibu dan juga bayi yang juga diketahui anggota keluarga yang lain. Sehingga sewaktu – waktu ketika ibu hamil akan segera melahirkan dan harus dibawa ke RS untuk bersalin maka perlengkapan melahirkan dalam tas sudah siap dan bisa dibawa. Berikut beberapa perlengkapan ibu melahirkan yang harus disiapkan:
    • Baju yang nyaman untuk digunakan ibu ketika melahirkan dan juga nyaman untuk menyusui bayi.
    • Siapkan bra yang nyaman untuk menyusui.
    • Bantal menyusui untuk mempermudah saat menyusui
    • Pembalut untuk digunakan pasca persalinan
    • Kain, dsb.
    • Perlengkapan bayi berupa selimut, pakaian, kaos kaki, sarung tangan, topi, dan sebagainya.
    • read more

  • Posisi Tidur Ibu Hamil Terbaik Dari Bulan Ke Bulan

    Tidur pulas dengan keadaan perut membuncit memang dirasa tak mudah bagi sebagian besar ibu hamil. Pada artikel kali ini, kita akan mencari tahu seperti apakah posisi tidur Ibu hamil yang disarankan dari bulan ke bulan. Mulai dari hamil muda hingga menjelang persalinan.

    Posisi Tidur Ibu  Hamil yang Dilarang: Telungkup dan Terlentang

    Sebelum hamil, ibu memang bebas bila ingin tidur dengan posisi manapun apakah itu telungkup, terlentang, maupun menyamping. Tetapi, ketika dokter menyatakan ibu positif mengandung, maka posisi tidur telungkup dengan perut di bawah sebaiknya jangan dilakukan lagi. read more